Tim Panahan Recurve Indonesia Sukses Raih Empat Emas di Uji Coba Asian Games 2026

Jakarta – Tim panahan recurve Indonesia menunjukkan performa yang luar biasa dengan meraih empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu dalam ajang Singapore Archery Open 2026 yang berlangsung di Bukit Gombak, Singapura. Keberhasilan ini menjadi bagian dari uji coba menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan datang.
Pencapaian di Nomor Individu Putra
Pencapaian emas pertama untuk Indonesia ditorehkan oleh Riau Ega Agata Salsabilla di nomor individu putra. Dalam pertandingan final, Ega berhasil mengalahkan pemanah asal Australia, Christopher Jackson, dengan skor 6-2. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi medali, tetapi juga memperkuat posisi Ega sebagai salah satu pemanah terkuat di kawasan ini.
Selain Ega, Alviyanto Bagas Prastyadi juga menambah kebanggaan tim dengan meraih medali perunggu setelah sukses mengalahkan Peter Boukouvalas dari Australia dengan skor telak 6-0. Sementara itu, Ahmad Khoirul Baasith menyelesaikan kompetisi individu di urutan ketujuh, menunjukkan bahwa setiap anggota tim panahan recurve Indonesia memiliki potensi yang kuat.
Dominasi di Sektor Putri
Di sektor putri, Indonesia menunjukkan dominasi yang sangat mengesankan dengan menempatkan dua wakilnya di babak final. Diananda Choirunisa berhasil menjadi juara setelah mengalahkan rekan senegaranya, Rezza Octavia, dengan skor 6-2. Kemenangan ini tidak hanya memberikan medali emas bagi Diananda, tetapi juga medali perak untuk Rezza, sementara Fathiyya Erista Maharani menyelesaikan pertandingan di posisi kelima, menambah catatan positif untuk tim.
Keberhasilan dalam Nomor Beregu
Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan besar dalam panahan dengan menambah dua medali emas dari nomor beregu. Tim beregu putra yang terdiri dari Riau Ega, Baasith, dan Alviyanto berhasil mengalahkan tim Australia dengan skor 6-2. Sebelumnya, mereka juga mencatatkan diri sebagai pemimpin kualifikasi beregu dengan meraih total 2.021 poin, menunjukkan konsistensi dan kualitas permainan yang tinggi.
Di sektor beregu putri, Diananda, Rezza, dan Fathiyya juga tidak mau kalah. Mereka tampil gemilang dengan mengalahkan tim Salt & Light Archery Club dengan skor 6-2 dalam perebutan emas. Indonesia juga mencatatkan diri sebagai tim terbaik dalam babak kualifikasi dengan total poin 1.988, menandakan bahwa tim putri juga memiliki potensi yang sangat baik.
Persiapan Menuju Asian Games 2026
Keenam pemanah recurve yang berpartisipasi dalam Singapore Archery Open 2026 ini merupakan bagian dari skuad yang sedang dipersiapkan Indonesia untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya. Keberhasilan mereka dalam uji coba ini memberikan optimisme tinggi bagi pencapaian tim di ajang yang lebih besar tersebut.
Rangkuman Prestasi di Singapore Archery Open 2026
Dengan tambahan medali dari cabang recurve, Indonesia menutup dua hari kompetisi di Singapore Archery Open 2026 dengan total lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu dari atlet tim nasional. Prestasi ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dan komitmen para pemanah Indonesia dalam mencapai prestasi terbaik.
Sehari sebelumnya, cabang compound juga memberikan kontribusi dengan meraih satu medali emas melalui Nurisa Dian Ashrifah, serta dua medali perak dari Yurike Nina Bonita Pereira dan tim beregu putri. Secara keseluruhan, hasil ini mencerminkan keberhasilan tim panahan Indonesia dalam melakukan persiapan menjelang Asian Games yang akan datang.
➡️ Baca Juga: Muktamar NU ke-35: Gubernur Banten Dorong PWNU Pertahankan Kekompakan, Persiapan 80% Selesai
➡️ Baca Juga: Cek Nama Anda di Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Koperasi Desa Merah Putih 2026




