Stjepan Loncar Mengungkap Tantangan Latihan Persija Jakarta Selama di Thailand

Latihan persiapan yang dijalani oleh Persija Jakarta di Thailand telah mengungkap berbagai tantangan bagi skuad mereka. Stjepan Loncar, gelandang anyar tim, berbagi pengalamannya mengenai intensitas program latihan yang dijalani selama pemusatan latihan (TC) di Hua Hin. Meskipun melelahkan, Stjepan mengakui bahwa latihan tersebut sangat penting untuk mempersiapkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai tantangan latihan Persija Jakarta dan bagaimana tim mengatasi berbagai kendala dalam program persiapan ini.
Program Latihan Intensif di Thailand
Persija Jakarta memulai TC di Thailand dengan tujuan membangun kondisi fisik tim dan memahami taktik yang akan diterapkan di musim depan. Pelatih Shin Tae-yong menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memperbaiki aspek fisik dan taktik yang mungkin terabaikan sebelumnya. “Kami harus mempersiapkan diri dengan baik menghadapi ajang sebelumnya seperti Piala Presiden, di mana kami tidak sempat mengasah taktik tim,” ungkap Shin.
Di bawah pengawasan pelatih, para pemain menjalani serangkaian latihan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fisik masing-masing individu. Hal ini dilakukan setelah tim pelatih melakukan pengukuran kondisi fisik pemain, termasuk kekuatan otot dan kadar lemak tubuh. Pengukuran ini menjadi landasan untuk menyusun program latihan yang efektif.
Pengukuran Kondisi Fisik Pemain
Pengukuran kondisi fisik merupakan langkah awal yang krusial dalam merancang program latihan. Dengan menggunakan data tersebut, pelatih dapat menentukan jenis latihan yang paling sesuai untuk setiap pemain. Metode yang digunakan meliputi:
- Pengukuran kemampuan fisik dasar
- Evaluasi kekuatan otot
- Analisis kadar lemak tubuh
- Penyusunan program latihan individual
- Monitoring perkembangan selama TC
Dengan pendekatan ini, diharapkan setiap pemain dapat memaksimalkan potensi fisiknya dan berkontribusi lebih baik saat pertandingan resmi dimulai.
Kekuatan dan Kelelahan dalam Latihan
Stjepan Loncar mengungkapkan bahwa latihan yang dijalani selama pemusatan di Thailand sangat menantang. Dengan dua sesi latihan setiap harinya, pemain harus beradaptasi dengan cepat. “Setiap pagi kami berlatih di gym, diikuti dengan sesi latihan lapangan yang meliputi sprint, penguasaan bola, dan berbagai skema permainan,” jelas Stjepan.
Meski merasa kelelahan, ia berpendapat bahwa kerja keras ini akan membuahkan hasil positif saat kompetisi resmi dimulai. “Saya menikmatinya, meskipun saat ini saya merasa sangat lelah,” tuturnya. Pendapat Stjepan mencerminkan semangat juang tim untuk terus berusaha dan meningkatkan performa.
Persiapan Uji Coba Tim
Selama berada di Thailand, Persija Jakarta juga mempersiapkan dua laga uji coba untuk mengasah taktik yang telah dipelajari. Stjepan menilai bahwa fasilitas yang tersedia sangat mendukung program latihan. “Lapangan yang kami gunakan sangat baik dan mendukung latihan kami,” ujarnya.
Dengan sisa waktu sekitar 12 hari di Thailand, tim berfokus pada memaksimalkan setiap sesi latihan dan persiapan menjelang uji coba. “Kami harus memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan, termasuk dalam dua pertandingan uji coba yang akan datang,” kata Stjepan menekankan pentingnya persiapan tersebut.
Membangun Kerjasama Tim dan Taktik
Latihan di Thailand tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga pada pengembangan taktik tim. Pelatih Shin Tae-yong berusaha memastikan bahwa setiap pemain memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan. “Kami perlu membangun kerjasama yang solid antar pemain sehingga taktik yang diterapkan dapat berjalan dengan baik,” jelas Shin.
Latihan taktik ini meliputi berbagai skema permainan yang dirancang untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar pemain. Stjepan menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk mencapai tujuan tim. “Kami ingin tampil maksimal dan siap menghadapi setiap lawan,” tambahnya.
Menjaga Motivasi dan Semangat Tim
Menjaga semangat dan motivasi tim selama TC adalah tantangan tersendiri. Stjepan dan rekan-rekannya terus saling mendukung satu sama lain dalam menghadapi kelelahan. “Kami saling memotivasi, terutama saat latihan terasa berat. Ini adalah bagian dari proses,” ungkapnya.
Selain itu, manajemen dan tim pelatih juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang positif. Dengan memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai, para pemain merasa lebih bersemangat untuk menjalani setiap sesi latihan.
Harapan untuk Super League 2026/2027
Dengan segala tantangan yang dihadapi selama TC, harapan tinggi juga menyertai Persija Jakarta. Tim ini bertujuan untuk tampil kompetitif di Super League 2026/2027. Stjepan percaya bahwa kerja keras yang dilakukan saat ini akan menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan mendatang.
“Kami harus tetap fokus dan tidak mengendurkan usaha. Setiap sesi latihan adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik,” kata Stjepan menutup pemikirannya. Dengan semangat tersebut, Persija Jakarta bertekad untuk memberikan performa terbaik mereka di kompetisi yang akan datang.
Menjalani Proses dengan Kesabaran
Latihan yang berat dan persiapan yang matang adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Stjepan dan rekan-rekannya menyadari bahwa proses tidak selalu mudah, tetapi dengan kesabaran dan kerja keras, mereka dapat meraih tujuan bersama. “Kami percaya bahwa semua usaha ini akan membuahkan hasil,” imbuh Stjepan.
Dalam menghadapi tantangan latihan Persija Jakarta, tekad dan komitmen tim menjadi faktor penentu dalam mencapai sukses di Super League 2026/2027. Dengan kombinasi latihan fisik dan taktik yang solid, skuad Persija berusaha untuk tampil sebagai tim yang siap bersaing di level tertinggi.
➡️ Baca Juga: Jasa Marga Terapkan Sistem Buka Tutup di Rest Area Tol Jakarta-Cikampek
➡️ Baca Juga: 5 Rasio Keuangan Utama untuk Menilai Kesehatan Emiten Secara Efektif dan Akurat




