Momentum Bersejarah, 73 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pontianak Ikuti Upacara Perdana Peringatan HUT Ke-81 RI

— Paragraf 1 —
PONTIANAK – Sebanyak 73 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 53 Pontianak mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk pertama kalinya di sekolah tersebut.
— Paragraf 2 —
“Ini upacara perdana untuk Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di SRT 53 Pontianak. Para siswa sangat semangat dan antusias,” kata Kepala SRT 53 Pontianak Amirudin di Pontianak, Senin (17/8).
— Paragraf 3 —
Dia mengatakan upacara tersebut menjadi momentum bersejarah bagi sekolah dan para siswa yang antusias mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan.
— Paragraf 4 —
Ia menjelaskan, 73 siswa yang mengikuti upacara tersebut terdiri atas 19 siswa SD, 16 siswa SMP, dan 38 siswa SMA.
— Paragraf 5 —
Menurut Amirudin, peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi penanda kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
— Paragraf 6 —
“Bagi kami, upacara hari ini sangat berkesan karena menjadi penanda bahwa negara hadir bagi anak-anak yang berada di desil satu, desil dua, anak-anak miskin, dan miskin ekstrem,” ujarnya.
— Paragraf 7 —
Ia mengatakan para siswa memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan serta mengejar cita-cita. Pendidikan di Sekolah Rakyat juga diharapkan membantu siswa terbebas dari risiko putus sekolah dan keterbatasan akses pendidikan.
— Paragraf 8 —
Amirudin menyebut siswa SRT 53 Pontianak berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, kecuali Kabupaten Ketapang. Selama mengikuti pendidikan, para siswa menunjukkan perkembangan positif, baik dalam kepercayaan diri, semangat belajar maupun pengembangan bakat dan minat.
— Paragraf 9 —
“Beberapa anak kita sudah berprestasi, baik di bidang olahraga maupun pengetahuan,” katanya.
— Paragraf 10 —
Menurut dia, keterlibatan siswa dalam upacara juga menjadi bagian dari pembentukan karakter karena mereka tidak hanya mempelajari makna kemerdekaan di kelas, tetapi juga dilatih mengambil tanggung jawab, bekerja sama, dan tampil percaya diri.
— Paragraf 11 —
Salah seorang siswa, Gergorius Marko Renaldi, mendapat kepercayaan menjadi pemimpin upacara. Siswa kelas XI asal Kabupaten Landak tersebut mengaku bangga sekaligus sedikit gugup karena menjadi pengalaman pertamanya memimpin upacara HUT RI di Sekolah Rakyat.
— Paragraf 12 —
“Saya merasa lebih percaya diri karena sebelumnya juga pernah menjadi petugas upacara di sekolah lama. Hanya sedikit gugup karena hari ini ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pertama saya di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
— Paragraf 13 —
Marko mengajak rekan-rekannya untuk tidak minder dan berani memanfaatkan berbagai kesempatan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
— Paragraf 14 —
Sementara itu, Amirudin berpesan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan pemerintah untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-cita.
➡️ Baca Juga: Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Melalui HP dengan Mudah dan Cepat
➡️ Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Nagreg: Truk Tangki Terguling dan Menghantam Rumah Warga



