Gubernur Pramono: RPTRA Sebagai Pusat Kekuatan Keluarga di Jakarta, Lebih dari Sekadar Tempat Main

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah kompleksitas kehidupan urban yang ada di Ibu Kota. Dalam acara Promosi Program Pembangunan Keluarga yang berlangsung di RPTRA Planet Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5), Pramono menjelaskan bahwa kualitas setiap keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masa depan Jakarta yang lebih baik.
Pentingnya Keluarga dalam Pembangunan Kota
Pramono menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya dapat dinilai dari aspek pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur. Menurutnya, kualitas keluarga menjadi elemen kunci yang menentukan apakah Jakarta bisa berkembang menjadi kota global yang tetap memiliki ketahanan sosial yang kuat.
Data dari Pendataan Keluarga 2025 yang dikeluarkan oleh Carik Jakarta menunjukkan bahwa terdapat 2.448.379 keluarga yang menghuni Jakarta, dengan total populasi sekitar 7.162.445 individu. Angka ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan keluarga di tingkat dasar.
Pentingnya Program Pembangunan Keluarga
“Jumlah ini menunjukkan betapa pentingnya adanya program pembangunan keluarga yang terencana dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Pramono dalam sambutannya.
Gubernur menjelaskan bahwa salah satu fasilitas yang saat ini diandalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat ketahanan keluarga adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Di seluruh Jakarta, terdapat 324 RPTRA, dan 50 di antaranya berada di wilayah Jakarta Pusat.
RPTRA sebagai Pusat Interaksi Sosial
RPTRA Planet Senen merupakan salah satu contohnya, yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain anak, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial bagi masyarakat. Fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 951 meter persegi dengan dukungan anggaran APBD dan telah diresmikan pada 13 November 2019.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang mempersiapkan kebijakan yang lebih komprehensif melalui skema Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk mendukung pembangunan keluarga. Regulasi ini akan fokus pada pendidikan untuk keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta penyediaan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Lingkungan yang Sehat dan Harmonis
“Kami ingin setiap keluarga di Jakarta dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan harmonis,” tambah Pramono.
Selain memperkuat ruang publik, Pemprov DKI juga berupaya mengintegrasikan berbagai program pendukung bagi keluarga. Beberapa program yang diluncurkan di antaranya adalah layanan Home Service untuk lansia, penyediaan daycare di lingkungan perkantoran pemerintah, serta penguatan aplikasi JAKI untuk mempermudah akses layanan masyarakat.
Program Lain untuk Keluarga
Selain itu, pemerintah juga terus memperbarui data penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan KJP untuk Umum (KJMU), serta memasang CCTV keamanan di lingkungan permukiman. Program ekonomi keluarga juga diperkuat dengan melibatkan 420.487 peserta Jakpreneur. Pelatihan kerja di tingkat kelurahan dan penyelenggaraan job fair secara rutin di 44 kecamatan juga terus diperluas.
Tujuan Utama Program
Pramono menegaskan bahwa seluruh program ini memiliki tujuan yang lebih besar, yakni menjaga stabilitas keluarga di Jakarta. Keluarga yang tangguh, menurutnya, akan menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan berdampak positif terhadap pembangunan kota secara berkelanjutan.
“Keluarga yang kuat akan menjadi fondasi bagi kota yang kuat,” tegasnya.
Panggilan untuk Masyarakat
Gubernur Pramono mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun ketahanan keluarga. Ia berharap semangat “Keluarga Berkualitas, Jakarta Sejahtera” tidak hanya sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi realitas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jakarta.
Melalui berbagai inisiatif dan program yang telah dirancang, Pemprov DKI menunjukkan komitmen yang mendalam untuk membangun keluarga yang kuat. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan Jakarta bisa menjadi kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga terjaga kekuatan sosialnya.
Peran RPTRA dalam Masyarakat
RPTRA tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai penghubung antaranggota komunitas. Dengan berbagai kegiatan yang diadakan, RPTRA berpotensi menjadi tempat di mana keluarga dapat berinteraksi, belajar, dan tumbuh bersama.
- Fasilitas bermain untuk anak-anak
- Ruang untuk kegiatan komunitas
- Program edukasi untuk orang tua
- Pelayanan kesehatan minimal
- Aktivitas seni dan budaya
Melalui RPTRA, Pemprov DKI berupaya menciptakan ruang yang inklusif dan ramah bagi semua anggota keluarga. Dengan adanya fasilitas yang mendukung, diharapkan setiap keluarga dapat merasakan manfaatnya dan berkontribusi dalam pembangunan sosial di Jakarta.
Dengan fokus yang jelas pada penguatan keluarga dan pemanfaatan RPTRA sebagai pusat interaksi sosial, Jakarta berkomitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Mari kita semua bekerja sama untuk mewujudkan visi ini.
➡️ Baca Juga: Intel Menyediakan Xeon dan IPU untuk Mendukung Infrastruktur AI Generasi Selanjutnya di Google
➡️ Baca Juga: 17.687 Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir pada Rabu, Catat Angkanya!



