Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

slot depo 10k slot depo 10k
Teknologi

Schneider Electric Ungkap Roadmap Impact 2030, Inovasi Apa Saja yang Diperkenalkan?

Jakarta – Schneider Electric, yang dikenal sebagai pemimpin global dalam teknologi energi yang berfokus pada efisiensi dan keberlanjutan, baru-baru ini mengumumkan pencapaian signifikan dalam laporan kinerja keberlanjutan mereka untuk semester pertama tahun 2026. Laporan ini datang enam bulan setelah peluncuran peta jalan inovatif mereka yang disebut Impact 2030. Dalam laporan tersebut, skor Impact Schneider Electric tercatat mencapai 3,69 dari 10. Angka ini sejalan dengan target tahunan perusahaan untuk tahun 2026, yang ditetapkan sebesar 4,20 dari 10, sebagai langkah menuju nilai sempurna 10 pada tahun 2030. Skor tersebut mencerminkan kemajuan substansial yang telah dicapai di berbagai program utama melalui empat pilar strategis, yang berdampak pada operasi internal serta memberikan manfaat nyata bagi pelanggan, pemasok, dan masyarakat luas.

“Enam bulan setelah meluncurkan Impact 2030, kami melihat kemajuan yang sangat positif dalam mengubah ambisi menjadi tindakan nyata,” kata Martin Setiawan, Direktur Utama Schneider Electric Indonesia dan Timor Leste. Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima Schneider Electric sebagai Perusahaan Paling Berkelanjutan di Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, yang diberikan oleh TIME dan Statista.

Empat Pilar Strategis dalam Roadmap Impact 2030

Roadmap Impact 2030 Schneider Electric dibangun di atas empat pilar strategis yang mendasari inovasi dan inisiatif keberlanjutan mereka. Setiap pilar dirancang untuk menghadirkan dampak positif yang nyata, baik bagi perusahaan maupun lingkungan. Berikut adalah rincian dari keempat pilar tersebut:

1. Electrifying the World

Pilar pertama, Electrifying the World, berfokus pada pengurangan emisi karbon. Schneider Electric telah berhasil mengurangi emisi CO2 dari operasi mereka (Scope 1 dan 2) sebesar 82% dibandingkan tahun 2017. Selain itu, emisi Scope 3 juga menunjukkan penurunan sebesar 12% dibandingkan tahun 2021. Solusi teknologi yang ditawarkan perusahaan ini memungkinkan pelanggan untuk menghemat energi atau beralih ke energi terbarukan, dengan total penghematan sebanyak 129,5 juta MWh dan penghindaran lebih dari 50 juta ton emisi CO2 hanya dalam semester pertama tahun ini.

2. Reinventing our Industry

Pilar kedua, Reinventing our Industry, memperkenalkan pendekatan Future-designed yang inovatif. Sekitar 27% dari produk dan solusi utama yang sedang dikembangkan telah memenuhi kriteria keberlanjutan dan sirkularitas yang tinggi. Di samping itu, program dekarbonisasi untuk pemasok, yang dikenal sebagai The Zero Carbon Pathway (TZCP), kini mencakup 1.500 pemasok dengan dukungan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), yang memungkinkan pemantauan dan pengurangan jejak karbon secara lebih efektif.

3. Unlocking Human Potential

Pilar ketiga, Unlocking Human Potential, bertujuan untuk mendorong inklusi lintas generasi serta pengembangan talenta senior. Schneider Electric telah diakui oleh World Economic Forum sebagai Future of Inclusion Lighthouse. Sejak tahun 2009, perusahaan ini telah membantu 67 juta orang mendapatkan akses listrik yang berkelanjutan dan membekali 1,37 juta anak muda dengan keterampilan yang relevan dalam bidang elektrifikasi. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tetapi juga berkontribusi pada pengembangan komunitas yang lebih luas.

4. Empowering Local Communities

Pilar terakhir, Empowering Local Communities, menekankan pada pengembangan lokasi operasional yang memenuhi kriteria kerangka Impact Workplaces. Ini mencakup aspek efisiensi energi, dekarbonisasi, sirkularitas, dan pelestarian biodiversitas. Pada kuartal kedua, Schneider Electric memperkuat komitmen global mereka dengan mengembangkan portofolio manufaktur cerdas menjadi 11 WEF Global Lighthouses di seluruh dunia.

Inisiatif dan Kemitraan Strategis

Schneider Electric juga memperkenalkan berbagai inisiatif dan kemitraan strategis untuk mendukung implementasi roadmap Impact 2030. Salah satu yang paling signifikan adalah peluncuran Schneider Electric Energy Access Asia Fund II (SEEAA Fund II), sebuah kemitraan dana campuran yang bertujuan untuk mendanai perusahaan energi bersih di Asia Selatan dan Tenggara. Langkah ini diharapkan dapat menghindari 3 juta ton emisi CO2 dan memberikan manfaat langsung kepada 3,5 juta orang di kawasan tersebut.

Melalui inisiatif ini, Schneider Electric berkomitmen untuk memperluas akses energi bersih, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan dapat berjalan seiring. Ini adalah langkah penting dalam mencapai tujuan jangka panjang mereka untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan.

Kesimpulan

Dengan pencapaian yang telah diraih dalam enam bulan terakhir, Schneider Electric menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memiliki ambisi yang besar tetapi juga kemampuan untuk mengubahnya menjadi tindakan nyata. Peta jalan Impact 2030 yang mereka luncurkan merupakan langkah penting dalam mendorong keberlanjutan dan efisiensi energi di seluruh dunia. Komitmen terhadap inovasi yang berkelanjutan, pengurangan emisi, dan pengembangan masyarakat menjadi inti dari strategi mereka menuju masa depan yang lebih baik.

➡️ Baca Juga: Wisata Malam Lumi Land di Gua Sunyaragi Cirebon, Buka 27 Maret–3 Mei 2026, Tiket Mulai Rp25 Ribu

➡️ Baca Juga: Iko Uwais dan Yayan Ruhian Unjuk Kebolehan dalam Pertarungan Seru di Beyond Skyline Trans TV

Related Articles

Back to top button