pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
bandungEkonomi BisniskreatifpameranruangSummarecon

Summarecon Bandung Luncurkan Liminal Ruang Antara dan Pameran Budi Pradono di dotHub Space

Summarecon Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem industri kreatif di Kota Bandung. Dengan langkah terbaru ini, mereka meluncurkan Liminal Ruang Antara dan Pameran Budi Pradono di dotHub Space, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat memperkuat posisi Bandung sebagai pusat kreativitas dan inovasi.

Kolaborasi Strategis untuk Industri Kreatif

Dalam kolaborasi yang melibatkan arsitek terkenal Budi Pradono dan Hermawan Tanzil, yang juga merupakan pendiri Dia.Lo.Gue Artspace, Summarecon Bandung resmi memperkenalkan Liminal Ruang Antara. Peresmian ini dilakukan oleh Hindarko Hasan, Direktur Eksekutif Summarecon Bandung, yang percaya bahwa ruang kreatif ini akan menjadi langkah penting dalam menanggapi identitas Bandung sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya.

Hindarko menyatakan, “Bandung dikenal luas sebagai pusat kreativitas dan ekspresi seni. Dengan kolaborasi ini, kami berupaya untuk mengintegrasikan berbagai potensi kreatif dalam satu kawasan yang terorganisir di Summarecon Bandung.” Pernyataan ini menunjukkan tekad Summarecon Bandung untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kreativitas.

Desain yang Menghormati Lingkungan

Dalam acara tersebut, Budi Pradono menjelaskan bahwa konsep desain untuk ruang kreatif ini berasal dari kesadaran akan perlunya arsitek untuk peka terhadap lingkungan. Menurutnya, pendekatan yang diambil berbeda dari tren arsitektur yang seringkali mengedepankan kemewahan atau ketinggian bangunan. Kali ini, arsitektur yang diusung bertujuan untuk berintegrasi dengan alam, menciptakan tempat yang mendukung momen refleksi dan kontemplasi.

Budi menekankan, “Sejak era modernisme hingga dekonstruksi, para arsitek bersaing untuk menciptakan monumen megah. Namun, saat ini kita berada di titik di mana monumen tidak lagi menjadi kebutuhan. Yang lebih penting adalah menciptakan ruang yang menyatu dengan alam, sehingga manusia dapat merenung, menyadari kerentanan mereka, dan terhubung kembali dengan lingkungan serta pencipta.”

Pentingnya Ruang Kontemplasi

Lebih lanjut, Budi Pradono menyoroti pentingnya keberadaan ruang kontemplasi atau meditation space yang bersifat universal di tengah fasilitas publik. Ruang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat dan menjadi pengingat bagi para arsitek tentang tanggung jawab mereka dalam menciptakan desain yang bermanfaat bagi lingkungan.

  • Ruang kreatif sebagai sarana ekspresi seni.
  • Desain yang mengedepankan keselarasan dengan alam.
  • Pentingnya kontemplasi dalam kehidupan modern.
  • Integrasi berbagai potensi kreatif dalam satu kawasan.
  • Tanggung jawab sosial dalam desain arsitektur.

“Ruang ini sangat penting. Sejak dahulu, arsitektur selalu berfokus pada penciptaan monumen. Namun, saya percaya saatnya bagi kita untuk berpikir di luar itu. Kita perlu menciptakan sesuatu yang terpendam, sehingga orang dapat merenung dan menghargai hidup mereka,” jelasnya lebih lanjut.

Nilai Desain yang Positif bagi Masyarakat

Di tempat yang sama, Hermawan Tanzil, pendiri Dia.lo.gue, menegaskan bahwa orientasi utama dari karya ini bukan hanya pada aspek bisnis atau branding. Lebih dari itu, dia berkomitmen untuk memberikan nilai positif bagi masyarakat melalui pendekatan desain yang thoughtful. Menurutnya, desain harus mampu menciptakan dampak sosial yang luas dan mendalam.

Hermawan menambahkan, “Desain bukan semata-mata tentang estetika. Ini adalah tentang bagaimana kita bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat. Dengan ruang seperti ini, kami berharap dapat menginspirasi orang untuk berpikir lebih jauh tentang lingkungan dan bagaimana mereka berinteraksi dengan ruang di sekitar mereka.”

Mendorong Kreativitas Melalui Ruang yang Terbuka

Dengan hadirnya Liminal Ruang Antara di Summarecon Bandung, diharapkan akan ada lebih banyak interaksi antara seniman, desainer, dan masyarakat umum. Ruang ini dirancang untuk menjadi tempat berkumpulnya berbagai ide dan inovasi, sehingga mendorong kolaborasi antar berbagai disiplin ilmu.

“Kami percaya bahwa ruang terbuka seperti ini dapat menjadi katalisator bagi lahirnya ide-ide baru. Ketika orang berkumpul, berbagi pemikiran, dan berkolaborasi, maka akan muncul banyak hal hebat yang bisa menguntungkan semua pihak,” ungkap Hindarko.

Menjadi Landmark Kreativitas di Bandung

Summarecon Bandung berambisi untuk menjadikan Liminal Ruang Antara bukan hanya sebagai tempat pameran, tetapi juga sebagai landmark baru dalam dunia seni dan budaya di Bandung. Dengan dukungan dari arsitek dan desainer terkemuka, mereka berharap dapat menarik perhatian lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan kreatif.

“Kami ingin Liminal menjadi pusat kreativitas yang tidak hanya menarik seniman, tetapi juga masyarakat umum. Dengan cara ini, kami berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem kreatif di Bandung,” ujar Hindarko.

Harapan untuk Masa Depan

Melalui inisiatif ini, Summarecon Bandung tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga pada pengembangan sosial dan budaya. Mereka berharap bahwa dengan mempromosikan kreativitas dan seni, dapat tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami ingin mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam upaya ini. Dengan kolaborasi, kita dapat menciptakan sesuatu yang lebih besar dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutup Hindarko.

Dengan diluncurkannya Liminal Ruang Antara dan Pameran Budi Pradono, Summarecon Bandung menunjukkan langkah nyata dalam mendukung industri kreatif sekaligus memperkuat identitas Bandung sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya. Ruang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam berkarya dan berinovasi.

➡️ Baca Juga: FCC Larang Penjualan Router Asing Baru di AS karena Isu Keamanan Siber yang Meningkat

➡️ Baca Juga: Cek Stok Beras di Gudang Bulog Palembang, Wamentan Sudaryono Pastikan Aman dan Terjamin

Related Articles

Back to top button