NVIDIA dikabarkan sedang mengembangkan platform agen AI open-source mereka sendiri
Menurut laporan terkini, NVIDIA, produsen chip terkemuka, sedang bergerak maju dalam mengembangkan platform agen AI open-source mereka sendiri yang dikenal sebagai NemoClaw. Laporan ini menunjukkan bahwa NVIDIA telah mempresentasikan produk inovatif ini kepada perusahaan-perusahaan software enterprise, mencerminkan indikasi kuat bahwa industri secara keseluruhan mungkin akan mengadoptasi konvensi penamaan “claw” ini.
Mirip dengan OpenClaw, platform ini akan menjadi tempat dimana pengguna dapat menugaskan agen AI untuk melakukan berbagai tugas. Namun, tampaknya upaya NVIDIA kali ini lebih berfokus pada sektor enterprise. Laporan menunjukkan bahwa perusahaan akan dapat mengakses platform ini meskipun produk mereka tidak dijalankan pada chip NVIDIA.
Dalam persiapan untuk konferensi pengembang tahunannya minggu depan, NVIDIA dilaporkan telah melakukan pendekatan kepada entitas besar seperti Salesforce, Cisco, dan Google untuk membentuk kemitraan untuk platform mereka. Namun, belum jelas apakah diskusi ini telah menghasilkan sesuatu yang resmi, karena tidak ada pernyataan resmi yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.
Ini mungkin menjadi tantangan besar bagi NVIDIA, mengingat penggunaan agen multi-tujuan di ruang enterprise cukup kontroversial. Beberapa perusahaan teknologi telah meminta karyawan mereka untuk tidak menggunakan OpenClaw dan alat terkait di komputer kerja mereka, karena agen-agen ini bisa menjadi tidak terprediksi dan menyebabkan berbagai kerusakan. Seorang karyawan Meta baru-baru ini membagikan cerita tentang agen AI yang ‘berkeliaran’ dan menghapus email secara massal.
Hal ini menimbulkan risiko keamanan yang serius bagi pelanggan enterprise. Satu hal jika ‘claw’ terjebak di komputer pribadi, tetapi hal lain jika memiliki akses ke seluruh jaringan enterprise. NVIDIA dilaporkan sedang meningkatkan NemoClaw dengan lapisan keamanan tambahan untuk agen AI, yang kemungkinan merupakan upaya untuk menarik pelanggan bisnis.
Mengapa hal ini penting? Berbeda dengan chatbot tradisional yang biasanya memerlukan pengawasan pengguna setiap langkahnya, ‘claws’ dirancang untuk berjalan secara otomatis di komputer dan melakukan tugas-tugas kompleks dengan sedikit pengawasan manusia.
Semua ini dimulai dengan perangkat lunak yang awalnya disebut Clawdbot, yang kini dikenal sebagai OpenClaw. Peter Steinberger, pencipta OpenClaw, baru-baru ini bergabung dengan OpenAI untuk membantu “mendorong generasi berikutnya dari agen pribadi”.
➡️ Baca Juga: Daihatsu Part Center di Cikarang Menjamin Ketersediaan Suku Cadang secara Efisien
➡️ Baca Juga: Hilal Tak Terlihat di POB Bukit Gelumpai, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari 2026


