pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Teknologi

Acer Predator Atlas 7 Meluncur Resmi dengan Inovasi Project DualPlay Mini

Jakarta – Acer telah resmi meluncurkan perangkat gaming terbaru mereka, Acer Predator Atlas 7. Handheld gaming dengan layar 7 inci ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman gaming yang biasanya hanya bisa didapatkan di PC, kini dalam bentuk yang lebih kompak dan portable. Dengan dukungan prosesor dan grafis dari Intel Arc, sistem pendingin dual-fan yang canggih, serta baterai berkapasitas tinggi hingga 80Wh, Predator Atlas 7 siap menemani para gamer dengan performa yang maksimal. Selain itu, perangkat ini juga diperkenalkan bersamaan dengan Project DualPlay Mini, sebuah inovasi konsep yang menawarkan kombinasi antara handheld gaming dan alat produktivitas. Keduanya diperkenalkan dalam acara global next@acer yang berlangsung di Berlin, Jerman.

Spesifikasi Lengkap Acer Predator Atlas 7

Acer Predator Atlas 7 hadir dengan layar sentuh IPS-level berukuran 7 inci, menawarkan resolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel dan refresh rate yang mencapai 120Hz. Layar ini juga mendukung Variable Refresh Rate (VRR), dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 500 nits dan cakupan warna yang sangat baik hingga 100% sRGB. Untuk melindungi layar dari goresan, Acer menggunakan Corning Gorilla Glass Victus yang dilengkapi dengan lapisan DXC, mengurangi pantulan cahaya yang mengganggu. Selain itu, setiap unit datang dengan tempered glass screen protector untuk perlindungan ekstra.

Dari segi performa, perangkat ini ditenagai oleh keluarga prosesor Intel Arc G3, dengan opsi hingga Intel Arc G3 Extreme. Untuk grafis, tersedia hingga Intel Arc B390 pada beberapa konfigurasi. Kapasitas RAM yang ditawarkan mencapai 24GB LPDDR5x-7467 dan penyimpanan maksimum 1TB melalui SSD PCIe Gen4 NVMe M.2. Acer juga menyediakan dua pilihan joystick, yaitu model analog berbasis Carbon Film dan TMR joystick. Untuk kontrol tambahan, perangkat ini dilengkapi dengan trigger analog berbasis Hall effect, serta sensor sidik jari pada tombol daya yang memungkinkan pengguna untuk melakukan login menggunakan Windows Hello.

Sistem Pendingin yang Canggih

Menjaga performa handheld gaming tetap optimal adalah tantangan tersendiri, terutama saat menjalankan game dengan beban tinggi. Oleh karena itu, Acer melengkapi Predator Atlas 7 dengan sistem pendingin yang terdiri dari dua kipas. Kipas pertama adalah Predator AeroBlade yang terbuat dari logam dengan 89 bilah, masing-masing berukuran 0,1mm. Desain ini diklaim mampu meningkatkan aliran udara lebih dari 10% dibandingkan dengan kipas plastik yang umum digunakan. Kipas kedua berbahan plastik beroperasi bersamaan untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.

Sistem pendingin ini juga memanfaatkan teknologi Vortex Flow, yang mengarahkan saluran udara internal dengan sudut tertentu untuk membantu mengeluarkan panas dari dalam sasis ketika perangkat beroperasi dalam kondisi berat. Dengan inovasi ini, pengguna tidak perlu khawatir tentang overheating saat menjalankan sesi gaming yang panjang.

Ketahanan Baterai dan Konektivitas Lengkap

Untuk mendukung sesi bermain saat bepergian, Acer Predator Atlas 7 dilengkapi dengan baterai berkapasitas hingga 80Wh. Bobot perangkat ini kurang dari 750 gram untuk konfigurasi dengan baterai 80Wh, sementara versi dengan baterai 60Wh memiliki bobot di bawah 700 gram, menjadikannya ringan dan mudah dibawa. Selain itu, handheld ini juga menawarkan berbagai pilihan konektivitas, termasuk dua port Thunderbolt 4, pembaca microSD UHS-II, jack audio 3,5mm, serta dukungan untuk Intel Killer Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.

Pengaturan performa, mode sistem, pencahayaan RGB, dan pemantauan perangkat dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PredatorSense. Untuk pengalaman audio, perangkat ini dilengkapi dengan dua speaker 2W yang mendukung DTS Virtual:X Ultra, serta mikrofon yang dikembangkan dengan teknologi Acer PurifiedVoice, yang berfungsi untuk mengurangi kebisingan menggunakan pemrosesan berbasis AI.

Memperkenalkan Project DualPlay Mini

Selain meluncurkan Predator Atlas 7, Acer juga memperkenalkan Project DualPlay Mini. Ini adalah konsep perangkat yang berukuran 8 inci yang dapat digunakan baik sebagai handheld gaming maupun perangkat produktivitas mobile. Desain flip-and-swivel memungkinkan pengguna untuk beralih dari mode genggam ke laptop mini dengan mudah. Saat bermain game, keyboard fisik yang dilengkapi dengan backlit dapat digunakan, terutama untuk genre seperti first-person shooter. Ketika berfungsi sebagai alat kerja, perangkat ini dapat dihubungkan ke monitor eksternal untuk meningkatkan produktivitas.

Saat ini, Acer belum mengumumkan harga atau tanggal peluncuran resmi Predator Atlas 7 di Indonesia. Perusahaan menyatakan bahwa harga dan ketersediaan dapat bervariasi tergantung pada wilayah dan mengarahkan konsumen untuk memantau saluran resmi Acer Indonesia untuk informasi lebih lanjut.

➡️ Baca Juga: Perbaikan Sistem Algoritma Medsos Diperlukan, Pembatasan Anak Tak Cukup Menurut Dosen UGM

➡️ Baca Juga: Wakil Rektor Unsoed Diduga Memeras Orang Tua Calon Mahasiswa Rp650 Juta Untuk Fakultas Kedokteran

Related Articles

Back to top button