Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina dan Swasta Per 2 April 2026

Pada tanggal 2 April 2026, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia tetap stabil, tanpa adanya kenaikan baik untuk jenis BBM bersubsidi maupun non-subsidi. Keadaan ini menunjukkan bahwa pemerintah berusaha untuk menjaga kestabilan harga di tengah situasi yang tidak menentu di pasar minyak global.
Pernyataan Resmi dari Pemerintah
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa tidak ada penyesuaian harga BBM meskipun terjadi fluktuasi yang signifikan dalam harga minyak internasional. Hal ini merupakan langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang semakin memanas, terutama terkait konflik yang melibatkan negara-negara seperti Israel, Amerika Serikat, dan Iran, yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga BBM, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, tidak akan mengalami perubahan. Keputusan ini merupakan arahan langsung dari Presiden dan hasil dari rapat internal yang telah dilakukan.
Diskusi Mengenai BBM Non-subsidi
Untuk BBM non-subsidi, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) dan operator SPBU swasta masih dalam proses pembahasan mengenai kemungkinan penyesuaian harga. Saat ini, belum ada keputusan final terkait hal ini, sehingga harga tetap seperti sebelumnya.
Harga BBM di SPBU Pertamina
Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga BBM yang ditawarkan di SPBU Pertamina tetap sama seperti bulan Maret 2026. Berikut adalah rincian harga yang berlaku:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Harga untuk BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, bahkan tetap tidak berubah sejak 3 September 2022. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga harga di level yang dapat dijangkau oleh masyarakat.
Harga BBM di SPBU Swasta
Di sisi lain, SPBU swasta juga tidak mengalami perubahan harga dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Berikut adalah daftar harga yang berlaku di beberapa SPBU swasta:
SPBU Vivo
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Revvo 95: Rp12.930 per liter
- Diesel Primus: Rp14.610 per liter
SPBU BP-AKR
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate: Rp12.930 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
Namun, SPBU Shell Indonesia saat ini mengalami kendala terkait ketersediaan stok BBM di berbagai wilayah. Dalam keterangan resminya, Shell mengungkapkan bahwa produk BBM mereka belum tersedia dan masih menunggu proses koordinasi dengan pemerintah untuk mendapatkan izin impor BBM tahun 2026.
Di beberapa lokasi, seperti di Ciater dan Warung Buncit, Jakarta Selatan, SPBU swasta hanya dapat menjual jenis BBM tertentu. Bahkan, ada beberapa SPBU yang tidak memiliki stok sama sekali. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai ketersediaan bahan bakar di masa mendatang.
Faktor yang Mempengaruhi Harga BBM
Kestabilan harga BBM di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya meliputi:
- Kondisi geopolitik global
- Fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional
- Permintaan dan penawaran di pasar domestik
- Kebijakan pemerintah terkait subsidi
- Stabilitas ekonomi nasional
Setiap faktor tersebut saling terkait dan dapat memengaruhi keputusan yang diambil oleh pemerintah dalam menentukan harga BBM. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dinamika yang terjadi di pasar energi global dan dampaknya terhadap harga BBM di dalam negeri.
Perkembangan Harga BBM ke Depan
Dengan situasi yang terus berkembang, harga BBM di Indonesia kemungkinan akan terus menjadi perhatian. Masyarakat sebaiknya selalu mengikuti informasi terbaru dari pemerintah dan media terpercaya mengenai perubahan harga BBM.
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait informasi harga dan ketersediaan BBM. Hal ini penting untuk memastikan bahwa masyarakat dapat merencanakan pengeluaran mereka dengan baik dan tidak terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan.
Kesimpulan
Meskipun harga BBM di Indonesia per 2 April 2026 masih stabil, situasi di pasar global dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan selalu memperbarui informasi mengenai harga BBM terbaru. Dengan memahami dinamika ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan yang mungkin terjadi di masa mendatang.
➡️ Baca Juga: Warga Melaksanakan Kerja Bakti Bersama untuk Membersihkan Kali Pesanggrahan
➡️ Baca Juga: 6 Rekomendasi Oli Gardan Terbaik untuk Motor Matic 2026 Agar Tarikan Halus dan Mesin Awet




