Jakarta – Mahasiswa tingkat akhir dan alumni program studi Kriya di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa. Mereka berhasil memamerkan karya busana unggulan di ajang bergengsi Indonesian Fashion Week (IFW), berkolaborasi dengan desainer-desainer papan atas di Indonesia. Melalui ajang peragaan busana ini, kehadiran busana artistik dan eksperimental menjadi bukti nyata bahwa ITB tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pada kreativitas seni. Penampilan yang memukau ini melibatkan kontribusi dari 15 mahasiswa tingkat akhir dan 2 alumni FSRD ITB, masing-masing menampilkan karya yang menonjolkan eksplorasi material serta karakter desain kriya Nusantara yang khas. Pencapaian ini juga menegaskan komitmen FSRD ITB dalam mencetak generasi perancang busana berbakat yang siap berkompetisi di industri kreatif.
Mengenal Prodi Kriya FSRD ITB
Prodi Kriya di FSRD ITB adalah salah satu jurusan tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1975. Mengutip informasi dari laman resmi ITB, prodi ini berfokus pada pemanfaatan beragam kriya Nusantara dan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri kreatif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kriya di FSRD ITB mengusung pendekatan yang mengintegrasikan keterampilan dan penguasaan berbagai medium secara interdisipliner dan kontekstual. Dengan mengaitkan sejarah, lingkungan, dan tradisi masyarakat penciptanya, prodi ini berupaya menciptakan karya yang relevan dengan kemajuan zaman.
Fokus Bidang Kajian Utama
Prodi Kriya memiliki dua jalur utama, yaitu Kriya Tekstil dan Kriya Keramik. Jalur Kriya Tekstil berfokus pada penciptaan produk yang dapat digunakan dalam fashion, interior, dan aksesori. Dalam program ini, mahasiswa mempelajari berbagai aspek penting seperti:
- Konsep motif dan desain rakit
- Desain latar dan pewarnaan
- Serat dan kain
- Pengembangan smart textile
Sementara itu, jalur Kriya Keramik memberikan penekanan pada inovasi kriya keramik dengan teknik dan proses pembuatan yang presisi. Mahasiswa di jalur ini akan melakukan eksperimen bahan dan dekorasi, serta mempelajari penggabungan material keramik dengan bahan lain untuk menciptakan karya yang unik dan inovatif.
Keunggulan dan Karakter Lulusan
Lulusan dari prodi Kriya FSRD ITB dibentuk menjadi kriyawan kreatif yang mampu memberdayakan medium untuk menciptakan benda pakai. Mereka diajarkan untuk melihat dunia kriya sebagai disiplin ilmu yang dinamis dan progresif. Selain memiliki sensitivitas terhadap seni rupa tradisional, mahasiswa juga dibekali kemampuan eksplorasi, adaptasi, dan inovasi. Keterampilan ini sangat penting untuk membangun jaringan yang luas dengan berbagai pemangku kepentingan di industri mode dan seni.
Prospek Karier di Industri Kreatif
Kurikulum yang berbasis praktik dan eksplorasi material memberikan landasan yang kuat bagi para alumni untuk berkarier di berbagai profesi dalam industri kreatif. Lulusan Kriya FSRD ITB dapat berkarier sebagai:
- Fashion Designer
- Fabric Designer
- Interior Fabric Designer
- Seniman Kriya
- Konsultan Desainer
Selain itu, mereka juga memiliki peluang untuk menjadi Fashion Editor, Wardrobe Stylist, atau bahkan Wirausahawan Mandiri. Fleksibilitas dalam karier ini memungkinkan alumni untuk mengeksplorasi minat mereka sesuai dengan dinamika pasar yang terus berkembang.
Peluang Global Melalui Program Internasional
Prodi Kriya ITB tidak hanya berfokus pada pengembangan lokal, tetapi juga memberi mahasiswa kesempatan untuk menjangkau skala internasional. Melalui program Undergraduate International Program, mahasiswa memiliki peluang untuk belajar di ITB sekaligus merasakan pengalaman belajar di berbagai universitas ternama di luar negeri. Dengan dukungan pendidikan berstandar internasional, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi desainer dan praktisi kriya yang kompetitif di pasar global.
Unjuk Karya di Indonesian Fashion Week
Partisipasi mahasiswa dan alumni prodi Kriya di Indonesian Fashion Week adalah langkah awal yang menjanjikan bagi talenta muda ITB. Mereka menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kreativitas, mereka siap untuk mewarnai industri mode Indonesia di masa depan. Melalui ajang ini, karya-karya mereka tidak hanya mendapatkan pengakuan, tetapi juga membuka peluang baru dalam berkarier di dunia fashion.
Dengan demikian, prodi Kriya ITB berperan penting dalam mencetak generasi desainer muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang konteks budaya dan sosial. Pencapaian mereka di Indonesian Fashion Week adalah bukti nyata bahwa pendidikan yang baik dapat menghasilkan karya yang luar biasa dan berdaya saing tinggi di industri kreatif.
➡️ Baca Juga: Arsenal Resmi Rekrut Konsa dari Villa untuk Memperkuat Pertahanan Tim
➡️ Baca Juga: Kluivert Kembali ke Indonesia untuk Meriahkan Pertandingan Barcelona Legends vs DRX World Legends
