Pada momen libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, moda transportasi publik Light Rail Transit (LRT) di Sumatera Selatan menunjukkan performa yang menggembirakan. Dalam periode ini, LRT Sumsel berhasil melayani sejumlah 113.630 penumpang hingga H+1 Lebaran, yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2026. Kesuksesan ini mencerminkan peningkatan minat serta kepercayaan masyarakat terhadap LRT sebagai alternatif transportasi yang andal di Kota Palembang.
Capaian Peningkatan Penumpang LRT Sumsel
Manager Humas Divisi Regional III Palembang PT Kereta Api Indonesia (Persero), Aida Suryanti, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan indikasi nyata dari meningkatnya minat masyarakat terhadap LRT. Pada masa Posko Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung dari 13 hingga 30 Maret, rata-rata pengguna LRT mencapai 11.363 penumpang per hari.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat, terutama saat libur Lebaran,” tambah Aida. Peningkatan jumlah penumpang ini tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas wisata yang meningkat selama periode libur tersebut.
Faktor Pendorong Peningkatan Penumpang
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pengguna LRT selama libur Lebaran antara lain adalah kehadiran ikon baru di Kota Palembang, yaitu Tugu Cempako Telok. Tugu yang terletak di kawasan Bundaran Air Mancur ini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Sejak diresmikan pada 15 Maret 2026, tugu ini memancarkan keindahan budaya Melayu Palembang dengan ornamen religius dan dominasi warna emas, membuatnya menjadi lokasi yang ideal untuk dikunjungi. Banyak pengguna LRT memanfaatkan kesempatan liburan untuk berkunjung ke tempat ini dan mengabadikan momen bersama keluarga, yang semakin mendorong peningkatan jumlah penumpang.
Data Pengguna LRT Selama Libur Lebaran
Dari sisi stasiun, Stasiun Ampera menduduki posisi teratas dengan jumlah pengguna mencapai 25.475 penumpang. Stasiun lainnya yang juga mencatat angka signifikan antara lain:
- Stasiun Asrama Haji: 22.614 penumpang
- Stasiun DJKA: 15.119 penumpang
- Stasiun Bumi Sriwijaya: 11.741 penumpang
Peningkatan volume penumpang ini bukan hanya diperoleh dari pengguna rutin, tetapi juga dari penumpang musiman yang memanfaatkan LRT sebagai moda transportasi selama liburan. Hal ini menandakan bahwa LRT telah menjadi bagian integral dari aktivitas masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Lebaran.
Dukungan terhadap Program Pemerintah
Peningkatan jumlah penumpang LRT Sumsel juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi umum. Program Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) bertujuan untuk mempromosikan penggunaan transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi para pengguna. Aida menekankan bahwa mereka berupaya untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga terpercaya.
Menikmati Perjalanan yang Nyaman dengan LRT Sumsel
“Momentum Angkutan Lebaran ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan bersama keluarga sekaligus menjelajahi keindahan Kota Palembang dengan LRT Sumsel,” ungkap Aida. Pengalaman positif ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan transportasi publik di masa mendatang.
Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, LRT Sumsel telah berhasil menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam beraktivitas, terutama di saat-saat seperti liburan. Peningkatan penumpang yang signifikan ini menandakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap LRT sebagai moda transportasi yang efisien dan nyaman semakin tumbuh.
Inovasi dan Pengembangan Layanan
Keberhasilan LRT Sumsel tidak hanya terletak pada peningkatan jumlah penumpang, tetapi juga pada inovasi dan pengembangan layanan yang terus dilakukan. Pengelola LRT berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas dan pengalaman pengguna agar semakin memenuhi harapan masyarakat.
Beberapa langkah yang diambil antara lain:
- Peningkatan frekuensi perjalanan selama jam-jam sibuk
- Penyediaan informasi yang lebih jelas dan mudah diakses bagi penumpang
- Peningkatan kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta dan stasiun
- Penyediaan layanan pelanggan yang responsif
- Program promosi untuk menarik lebih banyak penumpang
Dengan adanya langkah-langkah tersebut, diharapkan LRT Sumsel dapat terus berkontribusi pada mobilitas masyarakat dan menjadi solusi transportasi yang lebih diminati. Hal ini juga sejalan dengan visi jangka panjang untuk mengembangkan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan.
Peran LRT dalam Pengembangan Kota Palembang
Peningkatan penumpang LRT Sumsel juga mencerminkan peran penting moda transportasi ini dalam pengembangan kota Palembang. LRT tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Dengan akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata dan pusat perbelanjaan, LRT berkontribusi dalam menarik lebih banyak pengunjung ke kota ini. Selain itu, keberadaan LRT juga membantu mengurangi kemacetan di jalan raya dan meningkatkan kualitas udara, menjadikannya sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Transportasi Publik
Dengan keberhasilan yang dicapai, penting bagi pihak terkait untuk terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan transportasi publik. Melalui program edukasi dan promosi, diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat menggunakan LRT dan moda transportasi lainnya.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, pengelola transportasi, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih baik. Dengan demikian, LRT Sumsel tidak hanya menjadi pilihan transportasi yang nyaman, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di daerah ini.
Secara keseluruhan, peningkatan penumpang LRT Sumsel saat libur Lebaran menunjukkan adanya perubahan positif dalam pola pikir masyarakat terhadap transportasi publik. Diharapkan tren ini terus berlanjut dan mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan LRT sebagai sarana mobilitas sehari-hari.
➡️ Baca Juga: Cara Meminta Salinan Sertifikat Rumah di BTN dengan Mudah
➡️ Baca Juga: PGRI Cabang Khusus Kota Cirebon Siap Rancang Program Strategis untuk Kemajuan Pendidikan
