happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

slot depo 10k slot depo 10k
Teknologi

PANDI dan Kemenekraf Perkuat IP Indonesia untuk Berdaya Saing di Ekosistem Digital

Jakarta – Di era digital yang terus berkembang, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjalin kerjasama untuk memperkuat intellectual property (IP) Indonesia. Pertemuan ini tidak hanya mengedepankan aspek identitas digital, tetapi juga teknologi, kekayaan budaya, dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 21 September, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyatakan pentingnya kolaborasi ini untuk memaksimalkan potensi IP Indonesia di ranah digital.

Memahami Pentingnya Identitas Digital

Pentingnya identitas digital dalam pengembangan IP Indonesia menjadi tema utama dalam diskusi ini. Isnawan, selaku Ketua PANDI, menekankan bahwa IP Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Ketika IP ini berkembang ke ranah digital, identitas digital menjadi elemen penting yang dapat mempermudah pengenalan dan pengembangan karya serta produk kreatif Indonesia. “Identitas digital yang kuat akan membantu karya dan produk kreatif kita menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Isnawan.

Peran Infrastruktur Internet dalam Ekonomi Kreatif

Infrastruktur internet berperan sebagai jembatan dalam pengembangan IP. Saat karya atau produk kreatif dipublikasikan di dunia digital, identitas yang terintegrasi dengan baik akan berkontribusi pada pengenalan dan pengembangan karya tersebut. Kolaborasi antara PANDI dan Kemenekraf berpotensi mencakup beberapa aspek, seperti:

  • Peningkatan infrastruktur digital
  • Pembangunan identitas digital yang kuat
  • Peningkatan literasi dalam tata kelola internet
  • Penerapan teknologi untuk pengembangan IP
  • Dukungan dalam komersialisasi produk kreatif

Teuku Riefky mengharapkan bahwa PANDI dapat berkontribusi dalam implementasi 8 Asta Ekraf, yang mencakup Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya. “Program Sinergi Ekraf kami bertujuan untuk melakukan matchmaking antara berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi kreatif,” tambahnya.

Digitalisasi Aksara Nusantara

Salah satu inisiatif menarik yang diperkenalkan oleh PANDI adalah digitalisasi aksara Nusantara. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pada bagaimana aksara daerah dapat menjadi aset kreatif dalam ekosistem digital. Dengan memanfaatkan teknologi, aksara daerah dapat mendapatkan representasi digital yang lebih kuat, sehingga karya berbasis budaya dapat dikenal secara lebih luas.

Melalui upaya ini, PANDI ingin memastikan bahwa kekayaan budaya Indonesia tidak hanya dijaga dalam bentuk fisik, tetapi juga dapat diakses dan dihargai dalam ranah digital. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk mengintegrasikan aspek teknologi dengan identitas budaya.

Persiapan Menyambut ICANN87 di Bali

Diskusi antara PANDI dan Kemenekraf juga mencakup perkembangan dalam tata kelola nama domain global, termasuk peluang terkait new generic Top-Level Domain (new gTLD). Dengan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah ICANN87 pada Oktober 2026, agenda ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan keterlibatan Indonesia dalam ekosistem internet global.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Ketua PANDI, Ery Punta Hendraswara, dan Muhammad Andi Natsir Amal, serta Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, beserta jajaran lainnya. Kolaborasi yang dibahas dalam pertemuan ini menghubungkan tiga elemen penting dalam ekonomi kreatif saat ini: IP, teknologi, dan identitas digital.

Membangun Sinergi untuk Masa Depan Kreatif

Pentingnya penguatan hubungan antara IP, teknologi, dan identitas digital sangat relevan bagi Indonesia. Dengan memperkuat ketiga elemen ini, karya, merek, dan kekayaan budaya lokal dapat diperkenalkan ke ranah digital dengan identitas yang lebih kuat. Penguatan IP Indonesia di ekosistem digital tidak hanya menciptakan peluang bisnis baru, tetapi juga menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya bangsa.

Langkah ini membuka peluang bagi para pelaku industri kreatif untuk menciptakan inovasi yang dapat bersaing di pasar global. Dalam skala yang lebih besar, hal ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing negara di kancah internasional.

Inisiatif dan Program yang Mendukung IP Indonesia

Berbagai inisiatif dan program yang diusung oleh PANDI dan Kemenekraf menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan IP Indonesia. Beberapa inisiatif tersebut meliputi:

  • Pendidikan dan pelatihan mengenai pentingnya IP di kalangan pelaku industri kreatif
  • Pemberian akses terhadap teknologi terbaru untuk pengembangan produk
  • Program pendanaan untuk mendukung usaha kreatif yang inovatif
  • Bantuan dalam proses registrasi IP dan perlindungan hukum
  • Fasilitasi kolaborasi antara pelaku industri dan pemangku kepentingan lainnya

Dengan berbagai program ini, diharapkan IP Indonesia bisa lebih dikenal, dilindungi, dan dikembangkan di pasar global.

Kesimpulan

Kolaborasi antara PANDI dan Kemenekraf merupakan langkah strategis untuk memperkuat IP Indonesia dalam ekosistem digital. Dengan fokus pada identitas digital, infrastruktur, dan teknologi, kedua lembaga ini berkomitmen untuk mendorong karya dan produk kreatif Indonesia agar dapat bersaing di tingkat global. Melalui sinergi yang terbangun, masa depan ekonomi kreatif Indonesia diharapkan akan semakin cerah, menjadikan kekayaan budaya dan inovasi Indonesia lebih dihargai dan dikenal di seluruh dunia.

➡️ Baca Juga: Keluhan Desil DTSEN Meningkat, Pemerintah Siapkan Tindakan Setelah Sensus Ekonomi 2026

➡️ Baca Juga: Diperketatnya Schengen, Rusia Tetap Membuka Perbatasan untuk Lalu Lintas Internasional

Related Articles

Back to top button