Marindo Kurniawan Bahas Transformasi Pendidikan Digital untuk Meningkatkan Kualitas Belajar

Pendidikan yang berkualitas adalah fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Dalam era digital saat ini, transformasi pendidikan digital menjadi sebuah keharusan untuk menghadapi tantangan yang ada. Marindo Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, menegaskan bahwa perubahan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah momentum bonus demografi yang sedang dihadapi. Dalam sebuah acara seminar bertema transformasi pendidikan digital, beliau menguraikan berbagai aspek yang perlu diperhatikan untuk mencapai tujuan tersebut.
Relevansi Transformasi Pendidikan Digital di Era Bonus Demografi
Marindo Kurniawan memaparkan dalam sambutannya saat menjadi pembicara kunci di Lampung Education Digital Transformation Symposium (LEDTS) 2026, bahwa Provinsi Lampung kini memasuki fase bonus demografi. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 9,52 juta jiwa, sekitar 69,24 persen atau 6,52 juta jiwa dari total populasi berada dalam kategori usia produktif. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan bijak.
“Momentum ini tidak akan datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung dapat melampaui daerah lain. Namun, jika sebaliknya, kita akan tertinggal,” tegasnya.
Tantangan Kualitas Tenaga Kerja
Saat ini, jumlah angkatan kerja di Provinsi Lampung tercatat sekitar 5 juta orang, dengan tingkat pengangguran yang mencapai 4,21 persen. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan utama tidak hanya terletak pada jumlah tenaga kerja, tetapi lebih pada kualitas dan relevansi keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan industri masa kini.
Untuk menjawab tantangan ini, Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya transformasi pendidikan digital yang berfokus pada tiga aspek utama:
- Regulasi yang adaptif dan sejalan dengan perkembangan teknologi.
- Pemerataan infrastruktur digital ke seluruh wilayah.
- Peningkatan kualitas SDM, yang merupakan faktor kunci keberhasilan pembangunan.
“Ingat, teknologi hanyalah alat. Masa depan ditentukan oleh kualitas manusia yang memanfaatkannya,” ujarnya tegas.
Inisiatif Digital untuk Meningkatkan Layanan Publik
Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung transformasi digital, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan aplikasi yang dinamakan Lampung In. Aplikasi ini berfungsi sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform yang mudah diakses.
Menurut Marindo Kurniawan, aplikasi Lampung In bukan hanya sekadar sarana untuk pengaduan masyarakat, tetapi juga menawarkan beragam fitur layanan lainnya, seperti:
- Pencarian kerja melalui fitur Si Gajah.
- Pembayaran pajak kendaraan secara online.
- Informasi mengenai pariwisata di Lampung.
“Aplikasi ini menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sehingga pelayanan bisa menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi,” imbuhnya.
Mendorong Inovasi dan Kemandirian Mahasiswa
Marindo Kurniawan juga mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga bertransformasi menjadi inovator dan pemecah masalah. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademis dengan kontribusi sosial.
“Manfaatkan teknologi untuk belajar dan berinovasi. Jadilah pemecah masalah, bukan sekadar pengguna,” pintanya kepada generasi muda.
Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Pendidikan yang Inklusif
Pemprov Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi dalam menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan adaptif. Marindo berharap agar Universitas Lampung, sebagai perguruan tinggi negeri tertua di Lampung, dapat terus melahirkan generasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kita sudah memasuki era digital. Tanggung jawab pemerintah adalah memastikan bahwa kualitas pendidikan terus meningkat agar dapat menjawab tantangan masa depan,” tutup Marindo dengan penuh harapan.
Kesimpulan
Transformasi pendidikan digital adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Lampung. Melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang adaptif dan inklusif, yang mampu mempersiapkan generasi masa depan untuk menghadapi tantangan global.
➡️ Baca Juga: Motor Listrik Fast Charging Jarak Terjauh 2026, Ini Dia 5 Daftar Terbaiknya!
➡️ Baca Juga: 3 Berita Terpopuler tentang Parfum Lokal ‘Malaikat Subuh’ dan Tren Terbaru di Gaya Hidup




