Mantan Menristekdikti Mohamad Nasir Dilantik Sebagai Ketua MWA Undip Periode 2026-2031

Jakarta – Dalam sebuah sidang istimewa, Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (MWA Undip) secara aklamasi telah memilih mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, sebagai Ketua MWA Undip untuk periode 2026-2031. Pemilihan ini dihadiri oleh 17 anggota MWA yang baru terpilih, menandakan komitmen universitas dalam melanjutkan pengembangan akademik dan tata kelola yang baik. Selain Nasir, posisi Wakil Ketua dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil., dan Sekretaris MWA dipegang oleh Dr. Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes. Selanjutnya, Prof. Dr. Darsono, S.E., Akt., M.B.A. terpilih sebagai Ketua Komite Audit, dengan Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM. sebagai Sekretaris Komite Audit untuk periode yang sama.
Pentingnya Peran MWA dalam Pengembangan Universitas
Dalam kesempatan tersebut, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU., yang hadir mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menekankan bahwa Majelis Wali Amanat memegang peranan strategis dalam mendukung Universitas Diponegoro untuk terus menjadi pelopor dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia menyatakan, “Majelis Wali Amanat berfungsi penting dalam memastikan bahwa tata kelola universitas berjalan dengan akuntabilitas dan berkelanjutan.” Pernyataan ini menggarisbawahi harapan untuk memperkuat arah pengembangan UNDIP, khususnya dalam aspek tata kelola dan jaringan strategis yang mendukung kemajuan universitas.
Transformasi Universitas Diponegoro ke Depan
Universitas Diponegoro kini diakui sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa, terutama dalam hal swasembada pangan. Dengan komitmen yang kuat, UNDIP diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat peradaban dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
- Mewujudkan tata kelola universitas yang lebih baik
- Mendukung penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan
- Meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional
- Memfasilitasi kolaborasi dengan berbagai pihak
- Memberdayakan sumber daya manusia yang kompeten
Struktur Anggota MWA yang Baru Dilantik
Pada sidang yang berlangsung pada tanggal 12 Maret 2026, 17 anggota Majelis Wali Amanat dilantik untuk periode 2026-2031. Anggota MWA terdiri dari berbagai unsur, termasuk ex-officio, dosen profesor, dosen non-profesor, masyarakat, alumni, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Keberagaman ini memastikan bahwa setiap sudut pandang terwakili dalam pengambilan keputusan yang strategis.
Daftar Anggota MWA Undip
Berikut adalah nama-nama anggota Majelis Wali Amanat yang baru dilantik:
- Anggota Ex-officio:
- Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU. (Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi)
- Sumarno, S.E., M.M. (Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah)
- Rektor Universitas Diponegoro
- Ketua Senat Akademik Universitas Diponegoro
- Anggota Unsur Dosen Profesor:
- Prof. Dr. Darsono, S.E., Akt., MBA.
- Prof. Drs. Mohamad Nasir, M.Si., Akt., Ph.D.
- Prof. Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil.
- Prof. drg. Zahroh Shaluhiyah, MPH., Ph.D.
- Anggota Unsur Dosen Non Profesor:
- Dr. Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes.
- Dr. Drs. Suyanto, M.Si.
- Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM.
- Anggota Unsur Masyarakat:
- Drs. Masrokhan, MPA CGCAE.
- Hery Murahmanta, S.E., M.M.
- Oni Febriarto Rahardjo, S.T., M.M.
- Anggota Unsur Alumni:
- M. Riza Adha Damanik, S.T., M.Si., Ph.D., IPU.
- Anggota Unsur Mahasiswa:
- Rafi Radhiyya Zhafran.
Keputusan Mendikbudristek dan Harapan ke Depan
Pemilihan ini dilakukan setelah dikeluarkannya Keputusan Mendikbudristek Nomor 65/M/KEP/2026, yang mengatur tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro. Dengan komposisi yang baru, MWA Undip diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendorong kinerja rektor dan senat akademik, sehingga meningkatkan reputasi universitas baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peran serta MWA dalam pengelolaan universitas sangat vital. Diharapkan, dengan pemimpin yang berpengalaman seperti Mohamad Nasir, serta dukungan dari anggota yang berkompeten, Universitas Diponegoro akan semakin maju dalam menjalankan visi dan misinya. Ke depannya, universitas ini diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga pusat inovasi dan perkembangan ilmu pengetahuan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
➡️ Baca Juga: Udinese vs Juventus 15 Maret 2026: Jadwal Pertandingan, Prediksi Skor, dan Lineup Tim
➡️ Baca Juga: Wagub Jihan Apresiasi Unit Induk Distribusi Lampung dalam Menyediakan Akses Energi Merata dan Berkeadilan




