Berita Duka: Vidi Aldiano Meninggal, Deddy Corbuzier Ungkap Rasa Hancur

Industri hiburan Indonesia telah kembali dirundung duka. Vidi Aldiano, seorang musisi dan penulis lagu berbakat, menghembuskan nafas terakhir pada usia 35 tahun pada hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker ginjal yang telah menyerangnya selama beberapa tahun belakangan ini. Kepergian penyanyi hit “Status Palsu” ini telah menorehkan luka yang sangat dalam bagi keluarga, teman-teman, dan juga para penggemarnya. Banyak selebritas yang merupakan rekan kerjanya pun menyampaikan ucapan duka mereka melalui media sosial. Deddy Corbuzier, salah satu teman dekat Vidi, juga mengungkapkan rasa luka yang mendalam atas kepergian Vidi. Dalam sebuah postingan terbaru di akun Instagram pribadinya, Deddy tampak sangat terpukul dengan berita duka tersebut. “Hatiku hancur. Benar-benar hancur. Kamu pergi terlalu cepat. Jiwa yang begitu indah, Vidi Aldiano,” tulis Deddy Corbuzier di Instagram.
Hubungan Dekat Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano
Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano menjalin hubungan dekat sejak keduanya berkolaborasi dalam program siniar Podhub di channel YouTube Deddy. Episode perdana program tersebut telah ditayangkan pada tanggal 15 September 2023. Program ini menampilkan obrolan santai yang dibumbui dengan humor serta cerita sehari-hari yang menarik bersama para tamu undangan dari berbagai latar belakang. Selama penayangannya, Podhub telah berhasil merilis lebih dari 100 episode dan telah menjadi salah satu program yang cukup digemari di platform YouTube. Namun, program ini akhirnya memutuskan untuk hiatus pada episode ke-111 yang ditayangkan pada tanggal 8 November 2025. Keputusan tersebut diambil setelah Vidi Aldiano memutuskan untuk beristirahat dari dunia hiburan untuk sementara waktu demi memprioritaskan kondisi kesehatannya.
Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal pada tahun 2019. Deteksi awal penyakit ini terjadi setelah ia mengalami peningkatan tekanan darah yang tidak normal. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis, Vidi harus menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya di Singapura. Meski sempat dinyatakan sembuh setelah menjalani operasi tersebut, beberapa tahun kemudian sel kanker tersebut dilaporkan kembali menyebar ke beberapa bagian tubuhnya. Sejak saat itu, Vidi menjalani berbagai jenis perawatan medis secara rutin, termasuk kemoterapi yang dilakukan setiap tiga minggu sekali di Singapura dan Malaysia. Dalam beberapa bulan terakhir sebelum kematiannya, kondisi kesehatan Vidi Aldiano diketahui terus menurun seiring dengan perjuangannya melawan penyakit tersebut.
➡️ Baca Juga: Mengungkap Fakta Kembalinya Sel Kanker Ginjal Vidi Aldiano Pasca Operasi: Informasi Penting untuk Anda!
➡️ Baca Juga: Persebaya Kalah 1-5 dari Borneo FC di Super League 2025-2026, Kapten Sampaikan Kekecewaan

