Hari Sabtu, 5 September 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengumumkan penghentian sementara kegiatan pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Butak. Langkah ini diambil akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung, khususnya angin kencang yang mengganggu operasi pengeboman air dengan helikopter.
Penyebab Penghentian Pengeboman Air
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa proses pemadaman yang dilakukan melalui udara harus dihentikan karena kecepatan angin yang cukup signifikan. “Dihentikan sementara karena angin cukup kencang,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp yang diterima di Kota Malang pada hari yang sama.
Proses Pemadaman Kebakaran
Menurut informasi resmi dari BPBD setempat, upaya pemadaman kebakaran di Gunung Butak dilakukan dari pukul 08.00 hingga 13.30 WIB. Dalam pelaksanaannya, satu helikopter yang disediakan oleh BPBD Provinsi Jawa Timur berfungsi untuk menjatuhkan air ke lokasi kebakaran.
Detail Operasi Pengeboman Air
Hari itu, helikopter melakukan delapan kali penerbangan untuk menjatuhkan air. Setiap penerbangan, helikopter mampu mengangkut sekitar 1.000 liter air dari sumber di salah satu kawasan perumahan di Kota Batu, Jawa Timur.
Upaya Tim Darat dalam Pemadaman
Selain dukungan dari udara, BPBD Kabupaten Malang juga mengandalkan tim darat untuk membantu pemadaman kebakaran di kawasan Petak 100. Berbagai institusi terlibat dalam upaya ini, termasuk BPBD Kota Batu, TNI, Polri, Perhutani, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Arjuno-Welirang dan relawan dari masyarakat setempat.
- BPBD Kabupaten Malang
- BPBD Kota Batu
- TNI dan Polri
- Perhutani
- Masyarakat Peduli Api (MPA) Arjuno-Welirang
Jumlah Personel Terlibat
Dalam upaya pemadaman ini, total terdapat 30 personel gabungan yang dikerahkan. Kelik Djatmiko, Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang, menegaskan bahwa seluruh petugas telah berupaya semaksimal mungkin untuk menangani kebakaran, meskipun cuaca yang tidak bersahabat menyulitkan proses pemadaman.
Kondisi Kebakaran Terkini
Walaupun pengeboman air dihentikan, Kelik memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi perambatan api ke area lain. “Api masih menyala dan pemadaman akan dilanjutkan besok, baik melalui udara maupun darat. Masih di Petak 100,” tambahnya.
Monitoring dan Rencana Tindak Lanjut
BPBD Kabupaten Malang tetap melakukan pemantauan menyeluruh terhadap area yang terdampak kebakaran. Ini sangat penting untuk mengantisipasi pergerakan api dan merencanakan langkah penanganan yang lebih efektif di masa mendatang. “Pemantauan pergerakan arah api sebagai pertimbangan untuk rencana penanganan selanjutnya,” kata Kelik menutup pernyataannya.
➡️ Baca Juga: Garuda Pertiwi Raih Runner-up Srikandi Merdeka Cup, Timo Percaya Banyak Pemain Masuk Timnas
➡️ Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Suap Proyek
